Sumber Topik dan Masalah Penelitian.

Sumber Topik dan Masalah Penelitian.Sumber Topik dan Masalah Penelitian.

       Dari mana anda menemukan topik atau masalah penelitian? Tidak ada jawaban yang definitif terhadap pertanyaan ini. Namun umumnya ada dua sumber informasi tentang satu topik dan masalah penelitian yakni sumber teoritis dan praktis.

1)    Sumber Teoritis

Seseorang mungkin menemukan satu ide atau masalah penelitian bersumber dari teori atau tinjauan literatur. Masalah penelitian yang bersumber dari teori atau tinjauan literatur ditemukan dalam berbagai sumber bahan tertulis yang dikelompokkan atas secondary sources material, seperti buku teks dan primary sources materials, seperti monograph, jurnal profesional, abstrak atau statistik.

Laporan-laporan penelitian yang dipublikasi atau tidak dipublikasi juga merupakan sumber masalah penelitian karena dari suatu penelitian biasanya dapat ditemukan hal yang perlu diteliti lebih lanjut (mungkin direkomendasikan peneliti untuk diteliti lebih lanjut oleh orang lain) atau dijumpai masalah-masalah baru yang perlu diteliti.

2)    Sumber Praktis.

Sering ide penelitian muncul dari kebutuhan untuk memecahkan masalah-masalah praktek. Peneliti menemukan masalah dari kejadian empiris terutama untuk penelitian terapan problem oriented. Ide atau masalah praktek dapat diperoleh melalui pengalaman pribadi peneliti atau dari hasil studi pendahuluan atau penjajakan, baik yang dilakukan melalui observasi sistematis atau tak sistematis. Observasi tak sistematik diperoleh secara kebetulan atas suatu kejadian. Observasi sistematis mungkin dilakukan secara khusus

Motivasi memilih masalah penelitian.

       Umumnya sumber-sumber utama dari ide-ide atau isu-isu atau masalah- masalah penelitian adalah pengalaman praktek atau pragmatis (seperti dari pengamatan setiap hari perilaku) dan konsiderasi teoritis (seperti membaca jurnal ilmiah atau melakukan telaah pustaka).

       Memilih masalah yang bersumber dari teori atau praktek ditentukan oleh motivasi peneliti melakukan penelitian. Semua peneliti memiliki motivasi untuk apa penelitian yang mereka lakukan. Ada motivasi kepentingan teoritis dan ada motivasi kepentingan praktis. Motivasi kepentingan teoritis ialah bahwa ada suatu alasan abstrak atau keilmuan untuk melakukan penelitian. Dengan kata lain biasanya ada suatu teori yang terdapat pada suatu bidang ilmu tertentu yang ingin diketahui lebih mendalam oleh peneliti. Peneliti mungkin ingin menguji, memperbaiki, mengubah, atau menjelaskan gagasan-gagasan yang disajikan dalam suatu rancangan atau teori atau mungkin mau mencoba menetapkan suatu teori.

Sumber :

https://zalala.co.id/pusat-riset-apple-diharapkan-dorong-konten-lokal/