IMPLEMENTASI EKONOMI MAKRO DI INDONESIA

Situasi perekonomian di Indonesia akhir-akhir ini semakin rumit saja (semakin tidak menentu). Banyak terjadi kasus-kasus yang melibatkan para pejabat, dan para petinggi-petinggi ekonom kita. Contoh seperti dalam kasus bank century yang melibatkan Budiyono (wakil presiden Indonesia bersatu jilid II) yang pada saat itu menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI), dan juga mantan menteri keuangan, Sri mulyani yang ditengah-tengah kasus bank century ini dia mengundurkan diri karena mendapatkan tawaran untuk menjadi menteri keuangan bank dunia, yang juga ikut bertanggung jawab akan bank century. Masih banyak lagi masalah-masalah yang ditimbulkan oleh para ekonom atau para petinggi-petinggi di negeri kita ini, contoh lain ditemukan nya maklar kasus(Marcus), penyalah gunaan unag pajak yang pada awalnya ditangkap seorang pegawai pajak yang bernama gayus. Kemudian kasus anggoro yang menyeret mantan kabareseskrim susno duaji yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka.
Memang sepertinya kasus-kasus seperti itu seolah-olah tiada habisnya di negeri kita. Kita harus akui bahwa dari dulu sejak zaman orde baru hingga era reformasi p-ancasila seperti saat ini, memang sudah terjadi KKN, Monopoli dan lain sebagainya. Entah kita tidak pernah tau kapan ini akan berakhir, selama para petinggi kita hanya mementingkan isi yang ada didalam perutnya saja dan kenyamanan akan tubuh mereka tanpa memikirkan rakyat dan Negara ini.
Didalam kasus bank century berbagai macam upaya telah dilakukan untuk memecahkan masalah ini, untuk menentukan siapa yang bertanggung jawab dalam kasus ini. Seperti telah dibentuknya panitia khusus, kemudian dari DPR pun ikut berpartisipasi dalam pemecahan masalah ini, akan tetapi sampai sekarang belum menemukan titik terang dalam kasus century ini.

 

Recent Posts