Strip Rumput (Grass Strip)

Strip Rumput (Grass Strip)Strip Rumput (Grass Strip)

Teknik konservasi dengan strip rumputĀ  yakni menanam rumput secara strip menurut garis kontor untuk mengurangi aliran permukaan dan sebagai pakan ternak (Abdurachman et al., 1982). Pada lahan dengan kelerengan < 20%, sistem ini sangat ampuh dalam menahan partikel tanah yang tererosi dan menahan akliran permukaan.

4. Mulsa

Mulsa adalah sisa tanaman, serasah, sampah, plastik atau bahan-bahan lain yang disebar sehinnga menutup permukaan tanah untuk melindungi tanah dari kehilangan air yang disebabkan oleh evaporasi. Mulsa juga dapat memberikan perlindungan pada permukan tanah dari pukulan butiran hujan secara langsung sehingga terjadinya erosi percik (splash erosion) dapat dikendalikan serta mengurangi laju dan volume limpasan permukaan (Suwardjo, 1981).
5. Sistem Penanaman Menurut Strip (Strip Cropping)
Strip cropping merupakan suatu sistem penanaman dengan menerapkan jarak tanam tertentu dan selang seling dengan menggunakan tanaman yang lain searah kontur di dalam suatu bidang lahan. Sistem ini sangat dipengaruhi oleh kemiringan lahan sehingga penerapannya harus sesuai dengan keadaan di lapangan. Sistem ini juga biasanya diterapakan di daerah berbukit dan begunung.
6. Barisan Sisa Tanaman (Trash Line)
Trash line merupakan sistem barisan yang yang sama dengan sistem strip, akan tetapi bersifat sementara dengan sisa tanaman atau rumput yang telah disiangi ditumpuk secara berbaris. Hal ini dimaksudkan untuk menahan laju aliran permukaan sehingga dapat mengurangi erosi. Sistem ini dapat mempertahankan unsur hara melalui dekomposisi bahan organik sehingga tanah dapat terlindungi dari erosi sampai umur tanam kurang dari lima bulan (Dariah et al., 1998).
7. Tanaman Penutup Tanah (Cover Crop)
Cover crop merupakan jenis tanaman yang ditanam pada lahan kering yang dapat menutupi seluruh permukaan tanah. Jenis tanaman ini biasanya memiliki petumbuhan yang sangat cepat, tahan kering, memperbaiki sifat-sifat tanah serta berumbi, menghasilkan buah dan daun. Jenis tanaman ini dapat meningkatkan laju infiltrasi.
Menurut Agus et al. (1999), cover crop dapat dibedakan menjadi 4 yakni sebagai berikut:
  • Tanaman penutup tanah rendah (Centrosema pubescens, Pueraria javanica dan Mucuna sp)
  • Tanaman penutup tanah sedang (Leucaena leucocephala dan Gliricidia sepium)
  • Tanaman penutup tanah tinggi (Periserianthes falcataria)
  • Belukar lokal
8. Penyiangan Parsial
Penyiangan parsial merupakan menyisakan rumput alami dan tanaman penutup tanah sehingga di sekitar tanaman pokok bebas dari gulma. Tekni yang termasuk di dalam penyiangan parsial adalah sebagai berikut:
  • Strip tumbuhan alami
  • Penyiangang sekeliling batang tanaman pokok

Sumber: https://furnituremebeljepara.co.id/nobel-kedokteran-untuk-trio-peneliti-jam-biologis-dari-as/