Ovarium

Masing-masing ovarium berbentuk oval dan dilekatkan pada bagian belakang ligamentum latum oleh oleh mesovarium. Bagian ligamentum latum yang terletak di antara perlekatan mesovarium dan dinding lateral pelvis disebut ligamentum suspensorium ovarii.

Ligamentum ovarii proprium, yang merupakan sisa bagian atas gubernaculums, menghubungkan pinggir lateral uterus dengan ovarium. Ovarium biasanya terletak di depan dinding lateral pelvis dan lekukan yang disebut fossa ovarica. Fossa ini dibatasi diatas oleh arteria dan vena iliaca externa serta di belakang oleh arteria dan vena iliaca interna. Walaupun demikian, letak ovarium sangat bervariasi dan sering ditemukan tergantung ke bawah ke dalam excavation recto uterine (cavum douglas). Selama kehamilan, uterus yang membesar menarik ovarium ke atas masuk ke dalam cavitas abdominalis. Setelah persalinan, waktu ligamentum latum relaksasi, ovarium mengambil posisi yang bervariasi di dalam pelvis.

Ovarium di kelilingi oleh capsula fibrosa tipis, disebut tunica albugenia. Bagian luar capsula ini dibungkus oleh lapisan peritoneum yang mengalami modifikasi disebut epithelium germinativum. Istilah epithelium germinativum ini salah kaerna lapisan ini tidak mengasilkan ovum. Oogonia berkembang pada masa janin dari sel benih primordial.

Sebelum pubertas permukaan ovarium licin, tetapi setelah pubertas permukaan ovarium secara progresif berkerut-berkerut akibat degenarasi corpus luteum secara terus menerus. Setelah menopause ovarium menjadi lisut dan permukaannya berlubang-lubang dan berparut.

Fungsi dari ovarium itu sendiri yaitu merupakan organ yang bertanggung jawab terhadap produksi sel benih perempuan yang disebut ovum dan hormone sex perempuan, estrogen dan progesterone, pada perempuan dewasa.

  1. Tuba Falopii

Terdapat dua buah tuba uterine , setiap tuba uterine mempunyai panjang sekitar 4 inci dan terletak pada pinggir atas ligamentum lattum. Masing-masing tuba menghubungkan cavitas peritonealis di region ovarium dengan cavitas uteri. Tuba uterina itu sendiri dibagi menjadi empat bagian yaitu :

1)      Infundibulum tubae uterinae , yaitu adalah ujun lateral tuba uterine yang berbentuk corong dan menjorok ke luar ligamentum latum dan terletak di atas ovarium. Ujung bebasnya berbentuk tonjolan seperti jari- jari yang melingkupi ovarium dan dikenal sebagai fimbriae tubae uterinae yang melingkupi ovarium.

2)      Ampulla tubae uterinae , merupakan bagian tuba uterine yang paling luas.

3)      Isthmus tubae uterinae, merupakan bagian tuba uterine yang paling sempit dan terletak tepat lateral terhadap uterus.

4)      Pars uterine, merupakan segmen yang menembus dinding uterus.

Fungsi dari tuba uterine yaitu menerima ovum dari ovarium dan merupakan tempat terjadinya fertilisasi ( biasanya di ampulla tubae uterinae). Tuba uterine menyediakan makanan untuk ovum yang telah difertilisasi dan membawa ovum yang telah difertilisasi ke dalam cavitas uteri. Tuba uterine juga merupakan tempat saluran yang dilalui oleh spermatozoa untuk mencapai ovum.

  1. Uterus

Berfungsi sebagai tempat pertumbuhan embrio. Tipe uterus pada manusia adalah simpleks yaitu dengan satu ruangan yang hanya untuk satu janin

Uterus merupakan organ berongga yang berbentuk buag pir dan dinding tebal. Pada orang dewasa muda nullipara, panjang uterus 3 inci (8cm) lebae 2 inci (5cm) dan tebal I inci (2.5cm). Uterus terbagi menjadi fundus, corpus dan cervix uteri.

Sumber :

https://finbarroreilly.com/