Hingga saat ini, 34 kasus korona positif telah dilaporkan di Indonesia. DKI Jakarta telah mengumumkan bahwa Gubernur Nice Basvedan akan meninggalkan semua sekolah di wilayah DKI Jakarta selama dua minggu ke depan. Ini mirip dengan banyak negara yang telah memutuskan untuk menutup sekolah dan universitas untuk mencegah berjangkitnya virus Corona, termasuk India, Jepang dan Italia.

Pemerintah sendiri telah meminta Menteri Nadeem untuk mengambil tindakan pencegahan di lingkungan sekolah. Salah satu caranya adalah dengan menyediakan alat bantu cuci tangan dan mendesak siswa atau guru untuk bersantai di rumah jika gejala COVID-19 muncul.

Korona di sekolah Periksa suhu tubuh untuk menemukan korona di lingkungan sekolah (Sumber: kompas.com)

Baca juga: Pencegahan virus Corona dengan masker, benar-benar efektif?

Bagaimana jika ternyata di lingkungan sekolah seseorang menjadi curiga atau virus korona menjadi positif? Ketika ini terjadi, Anda perlu merespons dan mengambil tindakan segera. Untuk menghindari panik, ikuti pedoman di bawah ini.

Unit pendidikan memungkinkan semua siswa, guru atau staf yang bekerja di lingkungan sekolah Corona yang mencurigakan untuk tinggal di rumah dan menghubungi kantor kesehatan atau Kementerian Kesehatan. Tulis dan cetak nomor darurat resmi Corona di 021-5210411 atau 0812-1212-3119.
Jika ada penghuni unit pendidikan yang dipastikan terinfeksi virus, kelas yang terkait dengan penghuni unit pendidikan harus ditutup selama 14 hari.
Warga unit pendidikan dengan gejala infeksi COVD-19 yang tertutup dan menunjukkan harus melapor ke fasilitas kesehatan setempat.
Identitas penghuni unit pendidikan yang terinfeksi COVID-19 harus dirahasiakan, kecuali untuk pihak berwenang.
Unit pendidikan dilarang memberikan nama, foto, dan alamat warga unit pendidikan yang diasuransikan Covid-19 kepada media atau publik.
Secara teratur melaporkan status pengembangan sekolah dan ban di disdik.jakarta.go.id.
Jika memungkinkan, guru juga dapat mensterilkan lingkungan sekolah sepenuhnya dan tetap tangguh untuk tetap sehat.
Untuk mencegah hal-hal ini terjadi, sosialisasikan semua karyawan, siswa, atau orang tua siswa tentang tanda-tanda, cara pencegahan, dan gejala infeksi coronavirus. Hindari juga kerumunan yang tidak membantu dan membatasi kegiatan penghuni sekolah di luar lingkungan sekolah.

Ruangguru, aplikasi pembelajaran terbesar di Asia Tenggara, hari ini mengumumkan peluncuran Sekolah Ruangguru gratis secara online melalui aplikasi Ruangguru. Penyakit COVID-19 ini adalah bentuk dan upaya Ruangguru untuk merespons tantangan pendidikan yang dihadapi oleh siswa di Indonesia di tengah krisis kesehatan.

Program Biaya Online Ruangguru Tidak Dengan bantuan program sekolah online, siswa dapat mengajar jarak (pengajaran langsung) di aplikasi Ruangguru setiap hari, seperti di sekolah. Dimulai setiap hari, 16 Maret 2020, dari pukul 08:00 hingga 12:00 WIB.

Baca juga: