Pengertian Perdagangan Internasional

Pada dasarnya manusia tidak dapat hidup sendiri, demikian halnya negara. Setiap negara membutuhkan negara lain untuk memenuhi kebutuhan rakyatnya agar dapat hidup makmur dan sejahtera. Kerja sama dalam bentuk hubungan dagang antarnegara sangat dibutuhkan oleh setiap negara. Hal ini disebabkan setiap negara tidak dapat menghasilkan semua barang dan jasa yang dibutuhkan oleh rakyatnya. Selain itu, juga disebabkan adanya perbedaan sumber daya yang dimiliki, iklim, letak geografis, jumlah penduduk, pengetahuan, dan teknologi. Alasan-alasan inilah yang menyebabkan munculnya perdagangan internasional.

Perdagangan internasional adalah perdagangan yang dilakukan suatu negara dengan negara lain atas dasar saling percaya dan saling menguntungkan. Perdagangan internasional tidak hanya dilakukan oleh negara maju saja, namun juga negara berkembang. Perdagangan internasional ini dilakukan melalui kegiatan ekspor impor.

Ekspor adalah kegiatan menjual barang dan jasa dari dalam negeri ke luar negeri. Adapun impor adalah kegiatan membeli barang dan jasa dari luar negeri ke dalam negeri. Dengan melakukan perdagangan internasional melalui kegiatan ekspor impor, negara maju akan memperoleh bahan-bahan baku yang dibutuhkan industrinya sekaligus dapat menjual produknya ke negara-negara berkembang. Sementara itu, negara berkembang dapat mengekspor hasil-hasil produksi dalam negeri sehingga memperoleh devisa. Negara berkembang juga membutuhkan pinjaman dalam bentuk investasi dan modal yang dapat diperoleh dari negara-negara maju. Devisa dan pinjaman dalam bentuk investasi dan modal ini dapat digunakan negara berkembang untuk memajukan perekonomian dalam negerinya.

2. Teori Perdagangan Internasional


a. Teori Keunggulan Absolut Oleh Adam Smith
Adam smith berpendapat bahwa dengan perdagangan bebas, suatu negara dapat berspesialisasi pada produksi barang yang memiliki keunggulan absolut (atau dapat memproduksi lebih efisien dibanding negara-negara lain) dan mengimpor barang yang mengalami kerugian absolut (atau memproduksi dengan cara yang kurang efisien). Yang dimaksud dengan keunggulan absolut adalah keuntungan yang diperoleh suatu negara dari melakukan spesialisasi dalam kegiatan menghasilkan produksi barang-barang yang lebih efisien dibandingkan dengan negara-negara yang lain.

Menurut adam smith, suatu negara berspesialisasi pada produksi barang yang memiliki keunggulan absolut. Spesialisasi internasional dari faktor-faktor produksi ini akan menghasilkan pertambahan produksi dunia yang dapat dimanfaatkan bersama-sama melalui perdagangan antar negara. Dengan demikian keuntungan suatu negara tidak diperoleh dari pengorbanan/kerugian negara-negara lain, semua negara dapat memperoleh keuntungan perdagangan secara serentak.

Sumbangan adam smith dalam teori perdagangan internasional :
1) Menunjukkan bahwa perdagangan bebasa (tanpa campuar tangan pemerintah) dan idenya mengenai pembagian kerja internasional dapat membawa pengaruh besar bagi perluasan pasar barang-baranag antarnegara tersebut dan akibat selanjutnya akan mengakibatkan timbulnya spesialisasi internasional
2) Spesialisasi akan memungkinkan terjadinya pertukaran barang-barang yang diproduksi secara berlebihan (surplus) dengan barang-barang lain yang dibutuhkan. Dengan spesialisasi mengakibatkan produksi barang dalam negeri melampaui permintaan, akibat selanjutnya melalui perdagangan internasional surplus tersebutdapat ditukarkan dengan barang lain yang merupakan barang produksi surplus dari negara lain. Dengan demikian masing-masing negara dapat memperoleh keuntungan.

b. Teori Keunggulan Komparatif Oleh David Ricardo
Menurut david ricardo, perdaganganl luar negeri terjadi apabila masing-masing negara memiliki keunggulan komparatif pada produk yang berbeda. Yang dimaksud dengan keunggulan komparatif adalah kemampuan suatu negara untuk menemukan barang-barang yang dapat diproduksi pada tingkat biaya pada ketidakunggulan absolut yang lebih rendah daripada barang lainnya.

3. Faktor penyebab terjadinya perdagangan internasional
a. Perbedaan Sumber Alam
Suatu negara mempunyai kekayaan alam yang berbeda, sehingga hasil pengolahan alam yang dinikmati juga berbeda. Oleh karena sumber kekayaan alam yang dimiliki suatu negara sangat terbatas, sehingga diperlukan tukar-menukar atau perdagangan.
b. Perbedaan Faktor Produksi
Selain faktor produksi alam, suatu negara mempunyai perbedaan kemampuan tenaga kerja, besarnya modal yang dimiliki, dan keterampilan seorang pengusaha. Oleh karena itu, produk yang dihasilkan oleh suatu negara juga mengalami perbedaan, sehingga dibutuhkan adanya perdagangan.

https://9apps.id/