Masyarakat China doyan belanja barang mewah via online

Masyarakat China doyan belanja barang mewah via online

Masyarakat China lebih suka berbelanja barang-barang mewah alias luxury brand melalui online karena tidak semua daerah bisa dijangkau oleh toko fisik brand-brand tersebut.

E-commerce JD.com memanfaatkan hal tersebut untuk merilis aplikasi Top Life yang memungkinkan para konsumen membeli barang-barang mewah seperti Rimowa, Saint Laurent, Armani, Mulbery dan lain-lain via online.

“Di China penetrasi market belanja online untuk produk-produk luxury sudah 15

persen, jadi itu sangat penting buat kami. China itu terdiri dari enam tiers kota dan toko-toko flagship cuma ada di kota-kota besar seperti Beijing dan Shanghai. Jadi kami memberi kesempatan bagi orang-orang di rural area untuk juga punya barang-barang mewah,” kata Gloria Li Corporate Vice President JD.Com, di kantor pusat JD.com di Beijing, China.

Top Life adalah aplikasi terpisah dari JD.com yakni yang diluncurkan tahun 2017 dengan warehouse yang disebut five star warehouses dengan fasilitas yang baik dan keamanan tinggi.

Hingga saat ini ada 80 brand yang dijual di Top Life mulai dari jam tangan hingga

sepatu.

Sementara untuk pasar Indonesia, Gloria memperkirakan penetrasi market untuk e-commerce luxury brand baru sekitar tiga persen sehingga peluang untuk mengembangkan pasar tersebut masih terbuka.

“Semua tergantung kesiapan negara itu sendiri dan permintaan konsumennya apakah mereka memang menginginkan itu,” kata Gloria.

JD yang mengutamakan pengalaman berbelanja konsumen itu menggunakan cara

unik untuk mengirimkan barang-barang mewah pesanan pelanggan.

“Kami kirim pakai butler, kita menyebutnya white gloves delivery service karena butler-nya mengenakan sarung tangan putih, pakai jas dan pakai dasi saat mengantar barang, dia mengendarai mobil listrik yang keren saat mengantarnya,” kata Gloria.

 

sumber :

https://sel.co.id/seva-mobil-bekas/