Pelayanan kesehatan digital di “Klinik Pintar IDI”, apa kelebihannya?

Pelayanan kesehatan digital di Klinik Pintar IDI, apa kelebihannya

Penerapan teknologi kini memasuki pelbagai lini kehidupan masyarakat, salah

satunya di bidang pelayanan kesehatan berbasis digital yang terwujud dalam “Klinik Pintar IDI”.

CEO Medigo, Harya Bimo mengatakan klinik yang bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) ini menerapkan sistem registrasi pasien melalui aplikasi sebelum mereka datang ke klinik. Dengan begitu, waktu tunggu mereka bisa lebih efektif yakni sekitar tujuh menit.

“Registrasi digital pasien menggunakan aplikasi atau di kios digital. Pasien yang

langsung datang (ke Klinik Pintar) juga akan diakomodasi,” kata dia dalam acara “Signing Ceremony Klinik Pintar IDI” di Jakarta, Rabu.

Selain itu, Klinik Pintar juga memanfaatkan sistem berbasis cloud yang memungkinkan rekam medis pasien bisa diakses secara digital oleh pihak yang berwenang sehingga memudahkan saat proses rujukan tanpa harus melakukan pemeriksaan ulang.

Lalu sistem e-farmasi dan e-lab untuk mendukung pemeriksaan stok obat sampai pengajuan obat yang pasien butuhkan.

Hal lainnya, telehealth atau telemedicine antar fasilitas kesehatan yang memungkinkan pasien berkonsultasi jarak jauh dengan dokter spesialis di rumah sakit yang menjadi mitra Medigo.

“Konsultasi ini ditemani tenaga medis di Klinik Pintar,” tutur dia.

 

Baca juga: BPJS Kesehatan-IDI susun standar layanan kesehatan JKN

Dalam kesempatan itu, Ketua PB IDI dr. Daeng M. Faqih mengatakan, ingin menampilkan model pelayanan yang jauh lebih profesional melalui klinik ini.

 

Baca Juga :