faedah Akupuntur untuk Kesehatan, Mengatasi Migrain sampai Kanker

Manfaat akupuntur telah banyak diketahui untuk menangani persoalan kesehatan, sehingga diminati oleh masyarakat. Pengobatan tradisional ini adalah tusuk jarum yang prinsipnya untuk merangsang titik spesifik terhadap anggota tubuh manusia. Jarum yang dibikin untuk akupuntur terbuat berasal dari baja antikarat tipis. Saat ini, tusuk jarum tetap diterapkan bagi seluruh umur untuk membuat sembuh beragam macam keluhan penyakit.

Manfaat Akupuntur untuk Kesehatan
Cara kerja akupuntur sendiri lewat rangsangan terhadap saraf sensorik di titik yang ditusuk. Rangsangan tersebut dapat diteruskan sampai ke otak, akibatnya timbul beragam respons fisiologis (normal) di tingkat otak maupun di organ perifer.

Penelitian telah menemukan bahwa saat dilakukan akupuntur, maka tubuh dapat melepas opioid endogen sehingga mengundang sensasi nyaman dan menghilangnya rasa nyeri.

Pelepasan hormon-hormon yang bekerja terhadap aliran darah sebabkan regulasi yang baik terhadap aliran darah. Walaupun telah banyak dilakukan penelitian, interaksi pada titik akupuntur bersama respons sistemik tubuh tetap susah dijabarkan bersama ilmu kedokteran modern.

Berdasarkan sejumlah temuan berasal dari penelitian, tersebut beragam khasiat dan fungsi akupuntur:

1. Mengatasi Sakit Kepala
Akupuntur adalah terapi yang digunakan untuk membuat sembuh sakit kepala sejak dahulu. Penelitian telah menunjukkan bahwa fungsi akupuntur dapat kurangi intensitas migrain dan barangkali mempunyai fungsi yang bertahan lama.

Efek samping yang paling lazim berasal dari penyembuhan ini adalah rasa yang begitu nyaman atau relaksasi, sehingga pasien dapat saja tertidur. Akupuntur sendiri merupakan pilihan penyembuhan bagi mereka yang ingin bebas berasal dari obat-obatan.

Berdasarkan ulasan di th. 2016 yang diterbitkan di dalam Cochrane Database of Systematic Reviews, para ilmuwan telah meninjau 22 percobaan yang pada mulanya diterbitkan (melibatkan 4985 peserta).

Hasilnya mereka menemukan bahwa merintis terapi akupuntur untuk penyembuhan tanda-tanda migrain dapat kurangi frekuensi sakit kepala.

2. Mengurangi Nyeri Punggung
Sebuah laporan yang diterbitkan di dalam Annals of Internal Medicine terhadap th. 2017, para peneliti menganalisis uji cobalah yang pada mulanya diterbitkan tentang pemakaian terapi nonfarmakologis (termasuk akupuntur) untuk nyeri punggung bawah.

Penulis laporan tersebut menemukan bahwa fungsi akupuntur berkenaan bersama penurunan intensitas nyeri dan fungsi yang lebih baik , dibandingkan tanpa akupuntur.

3. Mengatasi Nyeri Lutut
Sebuah kesimpulan berasal dari penelitian yang diterbitkan pada mulanya menemukan bahwa fungsi akupuntur dapat menambah fungsi fisik di dalam jangka pendek dan jangka panjang terhadap penderita nyeri lutut kritis akibat osteoartritis, namun tampaknya cuma mengimbuhkan pereda nyeri jangka pendek, yaitu bertahan sepanjang 13 minggu.

Sementara ulasan lain, yang diterbitkan di dalam JAMA Surgery, menganalisis penelitian pada mulanya tentang penanganan nonfarmakologis untuk menangani nyeri setelah artroplasti lutut keseluruhan (bedah penggantian sendi lutut). Penelitian ini menemukan bukti bahwa penyembuhan akupuntur dapat menunda pemakaian obat opioid untuk menghilangkan rasa sakit.

4. Mengurangi Stres
Stres jadi salah satu alasan utama kebanyakan orang melacak pengobatan, salah satunya terapi akupuntur.

Hampir 77% orang mengakui telah mengalami tanda-tanda fisik stres, entah gara-gara tuntutan berasal dari pekerjaan atau persoalan keuangan yang paling lazim di dalam kehidupan sehari-hari.

Manfaat akupuntur telah terbukti turunkan hormon stres dan memperbaiki keadaan hati yang terhadap kelanjutannya kurangi kekuatiran dan menambah perasaan bahagia secara keseluruhan.

5. Mengurangi Ketegangan Mata
Anda mengalami persoalan terhadap mata gara-gara kerap berada di depan monitor? Mungkin Anda dapat mempertimbangkan untuk merintis penyembuhan yang satu ini.

Pengobatan akupuntur ternyata dapat kurangi ketegangan mata yang kerap dihubungkan bersama ketegangan leher.

Akupuntur juga membuat sembuh banyak penyakit mata juga miopia (rabun dekat), hipermetropia (rabun jauh), rabun senja, katarak, glaukoma, presbiopia, astigmatisme, amblyopia (mata malas), diplopia, dan buta warna.

6. Mengatasi Nyeri Kronis: Nyeri Punggung, Leher, Lutut atau Arthritis
Manfaat akupuntur telah terbukti lebih efisien untuk menangani nyeri punggung kritis menurut penelitian terhadap th. 2006 yang dilakukan oleh University Medical Center of Berlin.

Begitupun penelitian di th. 2012 yang dilakukan oleh Memorial Sloan-Kettering Department of Epidemiology plus Biostatistics yang punya tujuan untuk memilih pengaruh akupuntur terhadap beberapa keadaan nyeri kronis, juga nyeri punggung dan leher, radang sendi, sakit kepala kronis, dan nyeri bahu.

Para peneliti meninjau uji klinis yang melibatkan lebih berasal dari 17.000 pasien, dan hasilnya menunjukkan bahwa pasien yang memperoleh penyembuhan akupuntur mengalami penurunan rasa sakit. Kesimpulannya adalah akupuntur efisien membuat sembuh nyeri kronis. Oleh gara-gara itu terapi ini jadi salah satu pilihan rujukan berasal dari dokter.

7. Mengobati Insomnia
Anda yang mengalami insomnia dapat jalankan terapi akupuntur gara-gara dapat menopang menambah mutu tidur yang terhadap gilirannya menambah kesehatan tubuh.

Berdasarkan penelitian Beijing University of Chinese Medicine telah jalankan meta-analisis besar terhadap th. 2009 yang menunjukkan fungsi akupuntur di dalam kurangi tanda-tanda insomnia.

Analisis tersebut menemukan bahwa pasien yang memakai obat-obatan atau perawatan herbal untuk menopang mutu tidur, bersama mengimbuhkan terapi akupuntur menunjukkan pengaruh yang lebih baik daripada cuma minum obat atau herbal saja.

8. Membantu Mencegah Penurunan Kognitif
Penelitian telah menunjukkan bahwa langkah kerja akupuntur dapat meringankan tanda-tanda penurunan kognitif yang berkenaan bersama umur gara-gara menghasilkan respons saraf di area otak (seperti putamen dan thalamus) yang terutama terpengaruh oleh penyakit Parkinson. Parkinson adalah penyakit saraf yang mempengaruhi anggota otak.

Penelitian ini digelar terhadap th. 2002 yang dilakukan oleh Department of Neurology at the University of Maryland School of Medicine. Setelah kira-kira 20 pasien Parkinson dirawat bersama akupuntur sepanjang 16 sesi, 85 % pasien melaporkan mengalami perbaikan secara subjektif berasal dari tanda-tanda individu, juga tremor, berjalan, postingan tangan, nyeri, tidur, kecemasan, dan depresi.

9. Memperlancar Kehamilan, Persalinan dan Kesehatan Postpartum
Tidak sedikit dokter menganjurkan ibu hamil untuk merintis akupuntur sebagai penyembuhan di dalam kurangi stres, menyeimbangkan hormon, kurangi kecemasan, dan kurangi rasa sakit kehamilan dan persalinan.

Cara kerja akupuntur diakui sebagai penyembuhan yang aman untuk beragam tanda-tanda sepanjang kehamilan, juga meredakan ketegangan fisik dan emosional terhadap tubuh. Terapi ini juga dapat menopang mengendalikan keadaan hati, depresi, tanda-tanda mental atau fisik yang barangkali dialami ibu melahirkan.

Perlu diperhatikan, ada beberapa titik akupuntur yang dapat dihindari oleh ahli akupuntur terlatih sepanjang kehamilan. Jadi, pastikan ahli akupuntur Anda berlisensi bersama benar untuk perawatan terbaik.

10. Meningkatkan Pemulihan Kanker dan Kemoterapi
Menurut National Cancer Institute, beberapa penelitian menunjukkan bahwa penyembuhan akupuntur dapat menopang menambah kekebalan tubuh dan mempercepat pemulihan setelah perawatan kanker.

Satu penelitian acak telah menemukan bahwa akupuntur menambah imunitas, jumlah trombosit dan menghindar penurunan sel sehat setelah terapi radiasi atau kemoterapi terkecuali dibandingkan bersama tidak memperoleh akupuntur.

Para peneliti juga menemukan bahwa pasien terhadap kedua kelompok terapi akupuntur juga mengalami penurunan rasa sakit berasal dari perawatan, peningkatan mutu hidup dan penurunan beragam pengaruh samping berasal dari kemoterapi, layaknya mual.

11. Melangsingkan Tubuh
Fungsi akupuntur juga untuk turunkan berat badan, yaitu bersama menargetkan anggota hati, limpa, ginjal, kelenjar tiroid, dan proses endokrin yang bermasalah.

Fungsi akupuntur dapat menopang penurunan berat badan bersama merangsang aliran energi tubuh untuk mempengaruhi faktor-faktor yang dapat menangani obesitas, seperti:

Meningkatkan metabolisme
Mengurangi nafsu makan
Menurunkan stres
Memengaruhi anggota otak yang mengendalikan rasa lapar
12. Membantu Mengurangi Sindrom Ovarium Polikistik
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa fungsi akupuntur bagus untuk mereka yang menderita sindrom ovarium polikistik, problem endokrin yang paling lazim terhadap wanita umur reproduksi.

Fungsi akupuntur untuk sindrom ovarium polikistik bersama langkah berikut:

Meningkatkan aliran darah ke ovarium
Mengurangi volume ovarium dan jumlah kista ovarium
Mengendalikan hiperglikemia lewat peningkatan insulin sensitivitas dan penurunan persentase glukosa darah dan insulin
Mengurangi persentase kortisol
Membantu penurunan berat badan
Anoreksia (gangguan makan)
Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk paham efektivitas berasal dari perawatan ini.

Efek Samping Akupuntur
Apakah ada pengaruh samping berasal dari akupuntur? Sejauh ini tetap aman untuk penyembuhan dan cuma ada sedikit bahaya akupuntur.

Menurut National Institute of Health (NIH), penyembuhan akupuntur diakui aman disaat dilakukan oleh seorang ahli yang berpengalaman dan terlatih memakai jarum steril. Untuk itu, perlu untuk tetap memakai jasa ahli akupuntur yang terlatih. Jika akupunktur yang dilakukan secara tidak benar atau jarum yang terkontaminasi dapat mengundang risiko besar atau bahaya.

Sampai saat ini, terlampau sedikit komplikasi berasal dari pemakaian jarum akupuntur, sehingga risikonya diakui terlampau rendah. Namun, penyembuhan ini bukan artinya tidak ada risiko, gara-gara beberapa pengaruh samping akupuntur benar-benar telah berjalan disaat jarum yang tidak steril telah digunakan.

Sebelum merintis akupuntur alangkah baiknya berkonsultasi terutama dahulu bersama dokter tentang keadaan medis, dan untuk memperoleh rekomendasi ahli akupuntur paling baik untuk Anda.

Baca Juga :