Kurangi Sistem Zonasi, Menko PMK Sejak Dulu Saya Tidak Menyukai Kastanisasi Sekolah

Kurangi Sistem Zonasi, Menko PMK: Sejak Dulu Saya Tidak Menyukai Kastanisasi Sekolah

Kurangi Sistem Zonasi, Menko PMK Sejak Dulu Saya Tidak Menyukai Kastanisasi Sekolah

Kurangi Sistem Zonasi, Menko PMK Sejak Dulu Saya Tidak Menyukai Kastanisasi Sekolah

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem A. Makarim, mengeluarkan empat program pokok kebijakan Pendidikan “Merdeka Belajar”.

Salah satu program tersebut penerapan PPDB akan lebih fleksibel dan

mengakomodasi ketimpangan akses dan kualitas pedidikan di berbagai daerah.

“Zonasi sangat penting dan kami mendukung penuh inisiatif zonasi. Oleh karena itu, beberapa waktu lalu kami berdiskusi intensif dengan guru, kepala sekolah, pengawas, dan seluruh stakeholder pendidikan baik di dalam maupun luar negeri.

Baca Juga: Sistem Zonasi Tetap Digunakan, Kemendikbud Tambah Kuota Jalur Prestasi

“Supaya sistem zonasi dapat kita rancang lebih baik lagi,” terang Nadiem Makarim

dalam Rapat Koordinasi bersama Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia, di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta.

Nadiem pun mengatakan kebijakan zonasi esensinya ada pada jalur afirmasi untuk siswa dan keluarga pemegang KIP yang tingkat ekonominya masih rendah.

Lalu bagi yang menginginkan adanya peningkatan jalur prestasi sampai maksimal 30% diperbolehkan.

Mendikbud pun mengaku kebijakan ini tidak akan terealisasi jika tidak ada bantuan

dan dukungan dari seluruh jajaran unit pelaksanaan teknis (UPT) Kemendikbud, dan pemerintah daerah, serta para pelaku pendidikan lainnya.

 

Sumber :

https://www.belajarbahasainggrisku.id/