Empat Sekolah Siap Dinilai Tim LSS Jabar

Empat Sekolah Siap Dinilai Tim LSS Jabar

Empat Sekolah Siap Dinilai Tim LSS Jabar

Empat Sekolah Siap Dinilai Tim LSS Jabar

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Tim pembina UKS, dinas terkait dan

sekolah pemenang Lomba Sekolah Sehat (LSS) Tingkat Kota Bogor melakukan rapat koordinasi persiapan menyambut tim penilai Provinsi Jawa Barat (Jabar). Ada empat sekolah di Kota Bogor yang akan dinilai Lomba Sekolah Sehat Berkarakter tingkat Jawa barat. Sebut saja TK Kesatuan, SDN Kawungluwuk, SMPN 4 dan SMAN 5 Kota Bogor yang diharapkan salah satu diantaranya bisa lolos dan keluar menjadi juara nasional. “Kami ingin membuat tradisi juara nasional setiap tahun,” ujar Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Fahrudin.

Fahrudin optimis dari empat sekolah ini bisa juara di tingkat provinsi dan kemudian bersaing di tingkat nasional. Mengingat Tim Pembina UKS dan OPD terkait sudah berbagi tugas secara detail dam siap menindaklanjuti permohonan bantuan dari kepala sekolah. “Kami optimis, apalagi TK Akbar sudah membuktikan bisa menjadi juara satu tingkat nasional. Sekarang sedang berjalan juga SMPN 5 masuk kategori tiga besar nasional,” jelasnya.

Ia menambahkan, menjadi juara bukan satu-satunya target Pemkot Bogor, tetapi

juga lebih kepada sekolah bisa bersih dan sehat. Bukan hanya sekedar fisiknya, tetapi budaya pola hidup bersih dan sehat warga sekolah dan masyarakat sekitar. “Karena memang sekolah itu harus bersih, sehat, berkarakter sesuai dengan Visi Misi Kota Bogor,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat

mengatakan, urusan kesehatan ini sangat mendasar untuk mewujudkan Bogor menjadi Kota Sehat. Menurutnya, ketika Pemkot Bogor mempunyai program yang ingin segera terwujud, maka akan lebih efektif jika bersinergi dengan pendidikan. Dengan LSS sekolah dan siswa menjadi paham akan kesehatan yang kemudian bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari bahkan menyebar ke teman, keluarga dan masyarakat. “Jadi, saya minta seluruh OPD bisa membantu apa saja yang diperlukan sekolah. Karena ketika berhasil juara bukan hanya warga siswa yang menjadi sehat, tapi juga meningkatnya PAD Kota Bogor karena banyaknya yang ingin benchmarking,” ujarnya

 

Baca Juga :