Gaya Belajar Mahasiswa Tingkat Akhir

Setiap mahasiswa pasti memiliki gaya belajar yang berbeda. Ada yang lebih mudah mencerna materi dengan mendengarkan, ataupun dengan membuat catatan selengkap dan sedetail mungkin. Sebenarnya tidak ada gaya belajar yang salah atau benar. Semua individu pada dasarnya memang unik dan memiliki preferensi sendiri-sendiri. Namun ada baiknya jika kamu mengetahui mana gaya belajarmu agar bisa memaksimalkan cara menyerap pelajaran. Di antara 5 gaya belajar berikut ini

Visual

Orang dengan gaya belajar visual biasanya mampu menyerap informasi secara maksimal dengan menggunakan gambar, foto, warna, bagan, grafik, dan berbagai aspek visual lainnya. Kamu yang cocok dengan gaya belajar ini biasanya mengubah informasi secara tertulis menjadi bentuk visual yang mudah dibayangkan, mampu mencerna dan membaca peta dengan baik, serta umumnya punya selera memadukan warna pakaian yang baik pula.

Karakteristik Gaya Belajar Visual
Umumnya, pemilik gaya belajar visual memiliki beberapa karakteristik unik berikut:

– Lebih mudah mengingat hal yang dibaca daripada hal yang didengar.
– Sering menggunakan bagan atau diagram untuk menjelaskan atau memahami konsep.
– Belajar dengan mengamati sesuatu.
– Memiliki kemampuan mengeja yang baik.
– Menggunakan warna untuk mengelompokkan informasi.
– Lebih suka belajar sendiri daripada belajar berkelompok.
– Berorientasi pada warna.
– Mampu memvisualisasikan objek dengan jelas.

Auditory

Jika kamu lebih suka mendengarkan dosen menjelaskan daripada harus membaca puluhan halaman catatan, ada kemungkinan kamu merupakan orang dengan gaya belajar auditory. Orang dengan tipe ini biasanya bisa menyerap informasi berbentuk suara dengan lebih baik, seperti melalui presentasi.

Karakteristik Gaya Belajar Auditory

– Dapat menjelaskan ide-ide dengan lantang melalui presentasi.
– Bisa mengikuti instruksi verbal dengan baik.
– Efektif saat belajar secara berkelompok.

Verbal/Linguistic

Sedikit berbeda dengan gaya belajar auditory yang mengandalkan suara, gaya belajar verbal atau linguistik justru bisa menyerap lebih baik materi dalam bentuk lisan maupun tulisan. Orang dengan gaya belajar ini umumnya bisa memahami kata-kata dengan mudah dan menguasai banyak kosakata.

Karakteristik Gaya Belajar Verbal

– Suka berpartisipasi dalam diskusi atau mengutarakan pertanyaan.
– Sulit mencerna informasi dalam bentuk bagan, diagram, atau peta.
– Cenderung lebih suka berbicara daripada menulis.
– Mudah mencerna materi dari presentasi dosen.
– Cocok belajar secara berkelompok.

Physical/Kinesthetic
Orang dengan gaya belajar kinestetik dapat memproses informasi dengan baik apabila dirinya terlibat secara fisik dalam proses belajar. Gerakan tubuh yang terlibat selama proses pembelajaran bisa membantu otak untuk menyerap informasi secara maksimal.

Karakteristik Gaya Belajar Kinestetik

– Memiliki keterampilan motorik yang baik.
– Pandai dalam olahraga.
– Baik dalam mengerjakan hal yang berhubungan dengan seni.
– Memiliki level energi yang tinggi.

Logical/Mathematical

Gaya belajar terakhir yaitu logical atau mathematical, di mana biasanya orang akan lebih mudah memahami informasi dengan logika. Karena itu, biasanya orang dengan gaya belajar ini akan lebih pandai dalam melihat suatu hubungan antar konsep, melakukan perhitungan, hingga mencari solusi untuk masalah.

Karakteristik Gaya Belajar Logical/Mathematical

– Suka menggali informasi lebih dalam agar bisa memahami konsep secara menyeluruh.
– Mudah mencerna informasi dalam bentuk diagram dan bagan, karena hubungan antar poin sudah tergambar dengan jelas.
– Suka memikirkan strategi dan menggunakan simulasi untuk menggambarkan suatu konsep.

Teknik belajar yang tepat bisa membuatmu lebih mudah dalam belajar, sehingga kamu tidak perlu lagi merasa kesulitan dalam menghadapi ujian akhir.

Baca Juga :