Rektor Wageningen University and Research Sampaikan Orasi di Dies Natalis IPB University

Rektor Wageningen University and Research Sampaikan Orasi di Dies Natalis IPB University

Rektor Wageningen University and Research Sampaikan Orasi di Dies Natalis IPB University

Rektor Wageningen University and Research Sampaikan Orasi di Dies Natalis IPB University

Rektor Wageningen University and Research, Prof Arthur P. J. Mol memberikan orasi ilmiah dalam Sidang Terbuka Dies Natalis Ke-56 IPB University di Kampus Dramaga, Bogor, Rabu (11/9). Dalam orasinya Prof Arthur menjelaskan sinergi yang terjadi antara perguruan tinggi, perusahaan, pemerintah dan masyarakat di Belanda. Menurutnya, di dalam kawasan kampus terdapat sekitar 200 perusahaan yang siap mendukung research and development dari Wageningen University and Research.

“Kerjasama antara industri dan perguruan tinggi sangat kuat. Terbukti research and

development companies berada di kawasan kampus. Sehingga terjadi saling koneksi untuk investasi. Dukungan pemerintah pun kuat dan diskusi dengan masyarakat sekitar pun dilakukan dengan sebutan Dutch Diamond Approach,” ujarnya.

Dalam orasi yang bertemakan ‘Creating Excellent Innovation Ecosystem: Role of Traditional Knowledge and Frontiers Technology’ ini, Prof Arthur mengatakan bahwa perguruan tinggi di Indonesia mengalami perkembangan yang cepat. Hal ini terlihat dari banyaknya investasi sumberdaya manusia yang telah dilakukan. “Banyak alumni IPB University yang belajar ke Wageningen University and Research, begitu pula dengan staf pengajarnya,” ujarnya.

Sementara itu, dalam kesempatan ini Rektor IPB University, Dr Arif Satria

memaparkan prestasi dan inovasi yang telah berhasil diraih oleh IPB University. Menurutnya ada tiga faktor yang membuat IPB University berhasil meraih prestasi tersebut. Yakni inspirasi, inovasi dan integritas. “Ketiganya menjadi satu kesatuan yang tidak bisa terpisahkan. Selain itu, dalam menghadapi era baru Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity (VUCA) akibat Revolusi Industri 4.0, kita harus jawab dengan kecepatan, kemampuan membaca risiko karena ketidakpastian akan penuh dengan risiko. Kita juga harus mampu memahami multi variabel yang saling terkait dan ini pun butuh skill complex problem solving. Kita juga harus mampu mendapatkan data serta informasi yang lengkap dan jelas,” ucapnya.

Hadir juga dalam kegiatan ini Staf Ahli Bidang Infrastruktur, Kementerian Riset,

Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), Ir Hari Purwanto, MSc, DIC berharap IPB University akan terus berkontribusi bagi bangsa dan negara. “IPB University wajib memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk peradaban bangsa dan kemajuan umat dengan tetap menghormati nilai-nilai persatuan bangsa. Selain itu sivitasnya juga aktif dalam komunitas global,” ujarnya. (dh/zul)

 

Sumber :

http://syifa.student.ittelkom-pwt.ac.id/tata-cara-masbuk/