Biografi Indro Warkop DKI

Memiliki nama menyeluruh Drs. H. Indrodjojo Kusumonegoro atau akrab disapa sebagai Indro ” Warkop” dicetuskan di Purbalingga, Jawa Tengah, pada tanggal 8 Mei 1958, Ia adalahpersonil grup lawak legendaris di Indonesia yakni Warkop DKI yang masih hidup sampai kini setelah kepergian Dono dan Kasino yang sudah wafat. Pendidikan terakhirnya ialah sarjana ekonomi di Universitas Pancasila, Jakarta. Hobi yang sangat digandrunginya hingga sekarang ialah berkendara dan mengerjakan tur dengan motor Harley Davidson tetapi masih tetap aktif sebagai pelawak dan memenuhi acara-acara hiburan. Awal Warkop eksis ketika diberi peluang untuk tampil di Radio Pambors Jakarta untuk memenuhi acara obrolan komedi, disinilah Indro lantas bertemu dengan Dono warkop yang pun menjadi penyiar Radio Prambors serta Kasino Warkop, dan dari sinilah cikal akan terbentuknya grup lawak fenomenal “Warkop DKI” yang tadinya bernama Warkop Prambors yang disusun oleh Nanu (Nanu Mulyono), Rudy (Rudy Badil), Dono (Wahjoe Sardono), Kasino (Kasino Hadiwibowo) dan Indro (Indrodjojo Kusumonegoro), yang lantas terkenal menjadi Warkop DKI yang digawangi oleh Dono, Kasino dan Indro. Nanu, Rudy, Dono dan Kasino ialah mahasiswa Universitas Indonesia (UI)

Semasa sedang di puncak kejayaan, Indrodjoja “Indro Warkop” Kusumonegoro, doyan memboyong keluarganya berlibur ke Eropa dan Australia. Tapi, belakangan ia membawa mereka ke Tanah Suci Mekkah. “Dulu salah jalan gue,” ujar komedian yang namanya berkibar di bawah bendera Warkop bareng almarhum Dono dan Kasino itu. Tahun 2004 ialah ibadah umrah Indro yang ketiga. Bahkan, ia membayar ibadah haji tahun sebelumnya.

Lelaki kelahiran 8 Mei 1958 tersebut merasa bahagia dapat melakukan napak tilas perjalanan Nabi. Setiap kali hingga di multazam, Indro tak lupa menyampaikan doa khusus guna Dono dan Kasino. “Mereka bukan hanya teman untuk gue, bahkan lebih dari saudara,” ujarnya untuk Nordin Hidayat dari Gatra. Rupanya, Indro tak sekadar mengerjakan napak tilas perjalanan Nabi.

Baginya, Warkop ialah darah daging. Meski sendirian, ia tak hendak Warkop pupus. Ia merasa masih suatu keluarga. Keluarga yang mesti dipertahankan.

Banyak kabar mengatakan bila dirinya berencana menyusun grup baru. Walaupun ketika ini Indro mesti berlangsung sendiri, dia menegaskan bila dirinya tidak pernah berniat menyuruh pelawak beda untuk membina grup warkop yang baru. Sumber : https://www.infobiografi.com