Pengertian Uang Menurut Para Ahli

Pengertian Uang, Sejarah Uang, dan Fungsi Uang

Pengertian Uang Menurut Para Ahli

Pengertian Uang, Sejarah Uang, dan Fungsi Uang

Pengertian uang | Sejarah Uang | Fungsi Uang| Sebagaimana kata uang yang diucapkan dalam kehidupan sehari hari, pengertian uang dapat bermacam macam arti, tetapi bagi ekonom, uang memiliki arti yang khusus. Untuk menghindari kebingungan, anda harus memiliki kejelasan bagaimana kata uang yang digunakan oleh para ekonom berbeda dari kegunaan biasanya.

Ekonom mendefinisikan uang yang dijuga

seringkali disebut uang beredar sebagai sesuatu yang secara umum diterima dalam pembayaran barang ataupun jasa pembayaran atas utang. Mata uang terdiri dari uang kertas dan koin, sangat cocok dengan definisi ini dan merupakan salah satu bentuk uang. Ketika sebagian besar orang berbicara tentang uang, mereka sedang membicarakan tentang mata uang (currency)-uang kertas dan koin. Misalnya, jika seseorang datang kepada anda dan mengatakan, “Uangmu atau hidupmu”. Anda pasti akan segera menyerahkan semua uang anda daripada bertanya lebih dulu, “Apa yang anda maksud dengan uang?”.
Mendefinisikan uang semata mata sebagai mata uang terlalu  sederhana bagi para ekonom. Oleh karena cek juga dapat diterima sebagai pembayaran atas pembelian, rekening giro juga dapat dianggap sebagai uang. Bahkan definisi uang dalam arti luas juga diperlukan karena bentuk lainnya seperti tabungan dapat berfungsi sebagai uang kalau dapat diubah dengan cepat dan mudah menjadi mata uang atau rekening giro. Dengan demikian, tidak ada definisi tunggal, definisi yang benar benar tepat dari uang atau uang beredar, bahkan bagi ekonom sekalipun.

Untuk memperdalam permasalahan lebih lanjut

kata uang sering disamakan dengan kekayaan. Ketika seseorang berkata, “Bolas kaya- dia memiliki banyak uang” bisa jadi yang dimaksud adalah Bolas tidak hanya memiliki banyak mata uang dan saldo yang besar di rekening gironya, tetapi juga memiliki saham, obligasi, empat mobil, tiga rumah dan kapal pesiar. Dengan demikian, “mata uang” dianggap terlalu sempit untuk mendefinisikan uang, penggunaan lain yang lebih terkenal terlalu luas. Para ekonom membuat perbedaan antara uang dalam bentuk mata uang, rekening koran (tabungan) dan bentuk lainnya yang digunakan untuk transaksi dan kekayaan (wealth), sekumpulan dari bentuk bentuk properti yang dapat digunakan untuk menyimpan nilai. Kekayaan tidak hanya meliputi uang tetapi juga aset lainnya, seperti obligasi, saham, karya  seni, tanah, perabotan, mobil dan rumah.
Masyarakat juga menggunakan kata uang untuk menyatakan apa yang disebut oleh para ekonom sebagai pendapatan, sebagaimana pernyataan berikut, “Sheila pastinya sangat pintar memikat; dia memiliki perkerjaan yang baik dan mendapatkan banyak uang” Pendapatan (income) adalah arus penerimaan pada waktu tertentu. Kalau seseorang berkata bahwa dia memiliki pendapatan $1.000, anda tidak dapat mengatakan bahwa uang tersebut banyak atau tidak karena anda belum tahu bahwa itu penghasilan pertahun atau perhari atau perbulan.

Pengertian Uang Menurut Para Ahli

R.J. Thomas mengatakan bahwa “Money is something that is readly and generally accepted by public in payment for goods, services and other valuable assets and for the payment for debts” artinya uang adalah suatu benda yang dengan mudah dan umum diterima oleh masyarakat untuk pembayaran pembelian barang, jasa dan barang berharga lainnya, dan untuk pembayaran utang.

Sir Dennis Holme Robertson

mengatakan bahwa “Money is something accepted in payment for goods” artinya uang adalah sesuatu yang dapat diterima dalam pembayran untuk mendapatkan barang.
A.C Piguo dalam bukunya “The Veil Of Money” yang dimaksud uang adalah alat tukar.