Selayang Pandang Penyakit Jantung

Selayang Pandang Penyakit Jantung

Selayang Pandang Penyakit Jantung

Selayang Pandang Penyakit Jantung

 

Tidak bisa dipungkiri, penyakit jantung merupakan

Salah satu pembunuh yang cukup handal di dunia ini. Data World Health Organizationmenunjukkan bahwa 17,3 juta penduduk di dunia meninggal pada tahun 2008 karena penyakit jantung dan diprediksikan hingga tahun 2030, angka ini akan meningkat menjadi 23 juta manusia yang meninggal setiap tahunnya karena penyakit jantung. Lalu, apakah yang harus kita lakukan untuk menghindari pembunuh ini?

 

Pertama-tama kita harus kenali gejala dari penyakit jantung. Terdapat beberapa gejala yang dapat muncul:

  1. Rasa cemas
  2. Rasa tidak nyaman di dada; gejala ini adalah gejala yang paling klasik untuk serangan jantung dan biasanya dokter akan mencari gejala ini. Rasa tidak nyaman ini dapat seperti terasa adanya beban berat yang menimpa dada, rasa seperti diperas, rasa terbakar di dada. Gejala ini dapat saja seperti gejala nyeri di bagian perut. Bedanya adalah rasa terbakar di dada karena masalah di perut akan membaik karena meminum antasida atau sejenisnya, sedangkan apabila karena masalah di jantung tidak. Selain itu, masalah di jantung akan menyebabkan rasa nyeri yang menjalar ke punggung dan ke lengan.
  3. Batuk; khususnya batuk yang berlangsung lama atau terdengar suara mengi. Namun, harus dibedakan batuk karena akumulasi cairan di paru atau batuk karena masalah di jantung. Biasanya pasien gagal jantung akan mengeluarkan darah dalam batuknya.
  4. Rasa pusing
  5. Kecapaian sepanjang waktu.
  6. Rasa mual atau tidak nafsu makan
  7. Rasa sakit di bagian tubuh lainnya yang dapat muncul dan hilang secara bergantian.
  8. Denyut nadi yang cepat dan tidak beraturan.
  9. Napas pendek.
  10. Keringat dingin.
  11. Bengkak di tubuh
  12. Lemas

 

 Berbagai gejala tersebut dapat saja muncul ataupun

Tidak muncul pada kejadian penyakit jantung. Sehingga apabila anda merasa tidak sehat, bertanyalah kepada ahlinya atau hubungi dokter terdekat.

Hal kedua dan yang paling penting untuk dilaksanakan adalah menjaga pola hidup yang sehat supaya tidak terkena penyakit jantung. Informasi ini juga berguna bagi para penderita penyakit jantung untuk menjaga pola hidup sehat mereka. Berikut adalah beberapa

Hal-hal yang dapat dilakukan untuk menjaga pola hidup sehat, yakni:

  1. Mengonsumsi makanan dalam jumlah yang cukup. Selain itu, tingkatkan aktivitas fisik, paling sedikit 30 menit setiap harinya. Beberapa aktivitas fisik yang dapat dilakukan adalah berenang selama 20 menit, jalan sejauh 2 mil atau 3.218 meter dalam 30 menit, berlari 1,5 mil atau 2.414 meter dalam 15 menit, mencuci jendela atau lantai 45-60 menit, berkebun selama 30-45 menit, naik tangga selama 15 menit. Apabila tidak dapat melakukan langsung dalam 30 menit, dapat membaginya dalam rentang 10 menit per aktivitas.
  2. Memakan makanan yang bergizi atauu makanan yang kaya vitamin, mineral, serat tetapi rendah kalori seperti sayur-sayuran, buah-buahan, makanan yang mengandung gandum, dan rendah lemak. Memakan ikan paling sedikit 2 kali seminggu khususnya ikan yang banyak mengandung omega-3 seperti salmon juga dapat menurunkan risiko kematian karena penyakit arteri koroner
  3. Mengurangi makanan dengan gizi yang rendah khususnya makanan dengan kalori tinggi tetapi gizinya rendah, makanan dengan lemak jenuh, kolesterol dan garam yang tinggi.

Dalam kehidupan sehari-hari, American Heart Associationmerekomendasikan beberapa hal yang dapat dilakukan.

Beberapa hal tersebut adalah dengan memakan makanan dengan pola sebagai berikut:

  • Pilihlah daging tanpa lemak dan daging unggas tanpa kulit. Dalam memasak makanan tersebut, hindarilah penambahan minyak khususnya minyak jenuh dan trans fat.
  • Kurangi memakan makanan yang mengandung lemak sayur yang sudah jenuh untuk mengurangi trans fat yang tidak bagus untuk tubuh.
  • Kurangi makanan tinggi kolesterol. Usahakan memakan kurang dari 300 mg kolesterol setiap harinya. Sebagai perbandingan sebutir telur mengandung 200 mg kolesterol.
  • Kurangi minuman dan makanan yang bergula.
  • Kurangi asupan alkohol.
  • Pilihlah dan masaklah makanan dengan kadar garam rendah atau bahkan tanpa penambahan garam sama sekali. Makanlah kurang dari 1.500 mg garam (natrium) setiap hari. Sebagai perbandingan, 1 sendok teh adalah 2.300 mg garam (natrium).
  • Jangan merokok dan hindarilah asap rokok!

Akhir kata, sehat tidaknya seseorang itu tergantung dari diri masing-masing pribadi. Tetapi, ketahuilah! Mencegah lebih baik daripada mengobati! Mari hidup sehat mulai dari sekarang untuk masa depan yang lebih baik.

Sumber : https://portal.iro.unsoed.ac.id/manajemen/jaring-jaring-kubus-pola-gambar-dan-rumusnya/